Rabu, 15 Desember 2010

CASTAVARIA (BWJF 2010)


CASTAVARIA

“SEBUAH HARMONISASI DARI INSTRUMEN BASS DI BWJF 2010”
OLEH Denny Martha (Mahasiswa FISS Jurusan Seni Musik Unpas)



+++++

            Sebuah suguhan serta penampilan ‘unik’ ditampilkan pada event BWJF 2010 yang diadakan di Gedung Sasana Budaya Ganesha Bandung (07/11/2010) kali ini. Adalah Castavaria, sebuah komunitas dari para pemain Instrumen Bass yang tergabung ke dalam sebuah grup yang berada di sebuah Institusi Pendidikan di kota Bandung, yakni Jurusan Seni Musik Universitas Pasundan. Dengan beranggotakan sebanyak enam orang yang sampai saat ini masih berstatus sebagai Mahasiswa Unpas, diantaranya adalah : Rennga, Sadut, Angga dan Luthfi pada Instrumen Bass, Urip pada Instrumen Conga yang juga bertindak sebagai Disc Jockey (DJ), serta Aji pada Instrumen Drum. Tampil dengan membawakan sekitar empat buah lagu, Castavaria berusaha menampilkan konsep yang berbeda diantara banyak talent yang tampil pada event BWJF 2010 kali ini. Dengan berbekal Instrumen Bass, Drum, Conga, plus Turn Table, alunan musik yang mereka hasilkan pun terdengar ‘unik’ serta kaya akan Improvisasi dan Harmoni di dalam setiap alunan melodi nya, walaupun tidak mengusung jenis musik Jazz sebagai acuan utamanya, namun sebuah Harmonisasi dari sejumlah Instrumen tersebut tetap hadir di dalam setiap aransemen lagu yang mereka bawakan kali ini di event BWJF 2010.

            Di awali dengan Sound Elektronik yang dihasilkan oleh perangkat Turn Table yang dimainkan oleh Urip selaku DJ, Castavaria memulai lagu pertama mereka kali ini dengan mengusung jenis musik Funk dan dibawakan dengan tempo yang agak cepat.  Alunan melodi Bass yang dimainkan oleh Rengga, Sadut, Angga dan Luthfi secara bersamaan (baca: Solis), mendominasi pada aransemen mereka di lagu pertama ini. Yang kemudian pada pertengahan lagu nya, disisipi sound elektronik jenis ‘Scratch’ pada Turn Table yang dimainkan oleh DJ Urip. Alhasil perpaduan nada antara Instrumen Bass, Drum dan juga sound elektronik yang dihasilkan oleh DJ pun membuat aransemen mereka di lagu pertama ini terdengar cukup khas dan unik.
   
Di lagu kedua dan ketiga nya, Castavaria yang juga pernah menjadi finalis di salah satu ajang ‘adu bakat’ di sebuah stasiun televisi swasta nasional ini, berusaha menampilkan sebuah Harmonisasi yang tak kalah unik dengan lagu sebelumnya, yakni diputarnya sebuah cuplikan suara pidato dari Presiden pertama R.I, yaitu Ir. Soekarno di awal musik nya, yang kemudian muncul bersamaan dengan sound elektronik yang dihasilkan oleh Urip selaku DJ dan juga efek sound ‘delay’ oleh Sadut pada Instrumen Bass. Alhasil penonton yang hadir saat itu semakin dibuat penasaran melihat bagaimana kelanjutan dari penampilan mereka kali ini. Dibawakan dengan tempo yang agak cepat, mereka coba menampilkan jenis musik Funk pada aransemen musik mereka di lagu kedua dan ketiga ini. Improvisasi solo melodi yang dimainkan secara bergantian oleh Rengga, Sadut, dan Luthfi pada Bass pun semakin menambah semarak penampilan mereka di atas panggung BWJF 2010 kali ini. Apalagi saat Urip berpindah posisi dari seorang DJ menjadi pemain Instrumen Conga dan memainkan sebuah Improvisasi solo yang ditampilkan cukup baik kali ini.

            Pada lagu penutup, Castavaria yang saat itu menggunakan kostum kemeja putih sebagai ‘dress code’ nya, menyuguhkan jenis musik yang hampir sama dengan tiga lagu sebelumnya, yakni jenis musik Funk, namun dibawakan dengan tempo sedang dan ber irama riang serta terkesan lebih ceria bila dibandingkan dengan tiga lagu yang dibawakan sebelumnya. Dengan berlatarkan ritmik dari Instrumen Conga yang dimainkan oleh Urip, Castavaria berusaha tampil maksimal di penghujung penampilannya di panggung BWJF 2010 kali ini. Improvisasi solo melodi pada Bass pun secara bergantian dimainkan oleh Rengga, Sadut, Luthfi dan juga Angga. Disusul kemudian, ketika menjelang akhir dari lagu sebuah Improvisasi solo ditampilkan oleh Aji pada Instrumen Drum. 

            Kemampuan, serta kelebihan mereka di dalam meng-aransemen ke empat lagu yang dibawakan di panggung BWJF 2010 kali ini, tak ayal lagi mendapat sambutan hangat dari penonton yang hadir kala itu. Dengan hanya bermodalkan Instrumen Bass sebagai media musiknya, Castavaria mampu menghadirkan sebuah Sinkopasi ritmik dan juga alunan melodi yang Harmonis diantara keterbatasan Instrumen atau alat musik yang mereka gunakan. Hal ini jelas membuktikan, bahwa sebuah Instrumen Bass yang selama ini hanya dianggap sebagai pelengkap saja, ternyata dapat pula menghasilkan sebuah musik yang harmonis dan juga cukup berkualitas bila dipandang dari sisi musikalitas-nya.  Salute !! (DM)

2 komentar: